re-Akreditasi Perpustakaan IAIN Kediri

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan disebutkan bahwa Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Sehingga perpustakaan dituntut untuk bisa memberikan layanan secara profesional dan memenuhi standart mutu yang dipersyaratkan oleh undang-undang. Akreditasi perpustakaan merupakan salah satu acuan yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur profesionalitas perpustakaan dalam pengelolaan dan pemberian layanan. Sehingga perlu kiranya Perpustakaan IAIN Kediri untuk mengupayakan pemenuhan standart mutu perpustakaan.
Perpustakaan IAIN Kediri telah melakukan akreditasi perpustakaan pada tahun 2016 dengan nilai akreditasi B dan pada tahun 2021 ini, masa penilaian akreditasi perpustakaan akan berakhir dan perlu untuk melakukan proses re-akreditasi perpustakaan. Proses kegiatan re-akreditasi perpustakaan ini memerlukan proses yang panjang. Diawali dengan proses penilaian terhadap diri sendiri yang dilakukan oleh tim persiapan re-akreditasi Perpustakaan IAIN Kediri. Dari kegiatan tersebut diketahui adanya beberapa komponen yang harus diperbaiki sekaligus sebagai evaluasi terhadap pengelolaan dan pelayanan di Perpustakaan IAIN Kediri.
Dari hasil penilaian diri berdasarkan Borang akreditasi, Perpustakaan IAIN Kediri bekerjasama dengan Lembaga Penjamin Mutu IAIN Kediri melaksanakan Audit Mutu Internal dengan harapan bahwa ada pihak ketiga yang menilai kinerja perpustakaan berdasarkan standart mutu yang telah ditetapkan. Dari hasil Audit Mutu Internal (AMI) didapatkan hasil yang cukup menggembirakan dengan capaian nilai 92. Hal ini menunjukkan bahwa Perpustakaan IAIN Kediri sudah layak untuk mengajukan proses re-akreditasi.
Dari hasil Audit Mutu Internal (AMI) ini didapatkan beberapa catatan yang harus dilengkapi sebelum pelaksanaan re-akreditasi. Tim persiapan re-akreditasi perpustakaan bekerja keras untuk memenuhi beberapa catatan dari hasil AMI tersebut dan kemudian mengajukan kegiatanre-akreditasi Perpustakaan kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Dari pengajuan yang telah dikirimkan ke Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Nasional memberikan jawaban sekaligus jadwal visitasi Akreditasi Perpustakaan. Visitasi Akreditasi Perpustakaan IAIN Kediri dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 11-12 Desember 2021. Asesor yang mendampingi kegiatan Akreditasi Perpustakaan IAIN Kediri adalah Bapak Drs. Supriyanto, M.Si dari Perpustakaan Nasional RI dan Bapak Drs. Badollahi Mustafa, M.Lib dari Perpustakaan IPB.
Setelah proses asesment dan peninjauan perpustakaan, kegiatan visitasi akreditasi perpustakaan diakhiri dengan kegiatan penyampaian ekspos hasil. Total nilai yang diperoleh oleh Perpustakaan IAIN Kediri adalah 94,89 dengan rincian untuk komponen koleksi mendapatkan skor 95, skor untuk komponen sarana dan prasarana adalah 99.4, skor untuk komponen pelayanan perpustakaan 96.8, skor komponen tenaga perpustakaan mencapai 93.3, komponen penyelenggaraan dan pengelolaan mendapatkan skor 85, dan untuk komponen penguat mendapatkan skor 93.3. Hasil ini tentu sangat menggembirakan bagi Perpustakaan IAIN Kediri dan juga lembaga IAIN Kediri mengingat bahwa untuk mencapai nilai akreditasi A membutuhkan proses yang panjang dan melelahkan. Semoga predikat Nilai A dalam kegiatan re-Akreditasi Perpustakaan IAIN Kediri ini membawa keberkahan bagi Perpustakaan IAIN Kediri dan juga bagi Lembaga IAIN Kediri.

About author