Bibliometric

Anda susah mencari judul untuk skripsi?, Sering kali mengajukan judul tapi tidak disetujui?, Anda susah mencari tema untuk penelitian? Mungkin sudah saatnya anda berfikir ulang untuk mengandalkan kemampuan fisik anda dalam mencari literatur-literatur secara manual. Pola penentuan judul atau tema harus diubah sesuai dengan perkembangan ilmu yang berkembang saat ini.

Ketika kita menghadapi perjuangan dalam menentukan tema penelitian apa yang kita ambil, maka mau tidak mau kita akan masuk kedalam belantara literatur. Akan sangat berat kiranya seandainya kita masuk kedalam belantara tanpa memiliki peralatan dan teknik yang baik. Niscaya kita akan tersesat dan menemui jalan buntu. Di era modern saat ini, kita dimudahkan dengan berbagai peralatan yang serba canggih yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki belantara literatur tersebut. Peralatan tersebut adalah metadata artikel. Metadata inilah yang menjadi kunci masuk kedalam belantara artikel yang sangat membingungkan. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakan kunci tersebut sesuai dengan kebutuhan kita. Seperti kita tahu bahwa saat ini sudah ada bank artikel yang namanya scopus, web of science, pro-quest, EBSCO dan jika menginginkan versi gratisan ada yang namanya Google Scholar. Sedangkan untuk metode pengelolaan literatur tersebut ada metode yang namanya bibliometric.

Sebenarnya metode ini sudah berkembang lama di luar negeri, tetapi baru berkembang di Indonesia beberapa tahun belakangan. Metode pengumpulan informasi tentang subyek-subyek penelitian ini sering disebut dengan bibliometric. Metode bibliometric adalah metode pengukuran terhadap literatur dengan menggunakan pendekatan statistik. Menurut Van Ect dan Waltman (2014) Bibliometric merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk menyediakan sebuah jaringan yang merujuk pada pertanyaan-pertanyaan seperti apa topik-topik utama pada sebuah bidang ilmu tertentu, bagaimana topik-topik tersebut berhubungan satu sama lain, dan bagaimana topik tertentu berkembang seiring waktu. Misalkan kita sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam ingin mengetahui tentang topik-topik apa saja yang sering dan menarik diteliti pada saat ini, kemudian bagaimana keterkaitan topik satu dengan yang lainnya dan sekaligus memprediksi perkembangan ilmu Pendikan Agama Islam yang menarik pada saat ini bisa diterapkan dimasa yang akan datang. Beberapa langkah metode analisis bibliometrik menurut Huda dkk. (2020) dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Defining search keywords

Menentukan kata kunci pada database pencarian. Untuk mendapatkan kata kunci yang baik maka kata kunci tersebut haruslah menarik dan jelas. Menarik dalam hal ini adalah kata kuncinya harus unik dan sesuai tren yang berkembang saat ini. Topik-topik yang menarik dapat dicari dalam google scholar, Harzing’s publish or perish, ataupun mencarinya di scopus .

  1. Initial search result

Setelah mendapatkan hasil pencarian artikel-artikel yang sesuai dengan yang akan diteliti, maka selanjutnya adalah bagaimana cara mengunduh artikel-artikel yang berkaitan dengan tema penelitian. Data-data yang tersedia di internet biasanya berbentuk pdf, doc, xls, ppt dan lain sebagainya.

  1. Refinement of the research results

Setelah mendapatkan hasil pencarian, selanjutnya adalah menyaring artikel yang sesuai dan terindeks dalam database. Misalkan saja artikel-artikel yang digunakan adalah artikel-artikel jurnal dan mengabaikan artikel lain seperti prosiding, surat kabar, ulasan, laporan penelitian dan sebagainya. Atau misalkan saja dalam pencarian yang terindeks sebanyak 200 artikel, maka dari 200 artikel tersebut akan disaring menjadi 100 artikel saja. Pemilahan bisa dilakukan dengan pembatasan tahun penelitian, kesesuaian dengan tema yang diharapkan dan lain sebagainya.

  1. Compiling the initial data statistics

Langkah selanjutnya adalah menyusun statistik data awal. Penyusunan data awal yang dimaksud dalam hal ini adalah ketika sudah berhasil mengunduh artikel-artikel yang dibutuhkan, adakalanya metadata yang diberikan tidak sesuai dengan harapan. Misalkan saja tidak adanya abstrak artikel, judul yang tidak sesuai, nama pengarang yang salah dan sebagainya. Jadi perlu menyempurnakan metadata yang belum sesuai dengan artikel yng telah diunduh.

  1. Data Analysis

Jika data yang dibutuhkan sudah lengkap, maka langkah selanjutnya adalah melakukan analisis data menggunakan aplikasi yang sudah sering dipakai untuk analisis bibliometrik seperti VOSviewer, CitNetExplorer, HistCite atau software analisis lainnya.

Sumber : Webinar Rumah Jurnal UIN Raden Intan Lampung The Series Sesi 3

Academic Writing: Publish Paper di Jurnal Scopus dengan Bibliometric Analysis in Literature.

Oleh Muhammad Hamim
Pustakawan Ahli Madya

About author

Kenali Dan Hindari : Memahami Bahaya Narkoba

Bagi segelintir orang, bisnis narkoba dijadikan ladang penghasil uang demi memuaskan nafsu keduniannya. Memang narkoba membuat orang menjadi kecanduan. Kondisi ini dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan. ...