Implikasi Pandemi & Digitalisasi Publik

Akibat masih berlangsungnya pandemi covid 19 masih sangat berdampak dalam semua sektor baik itu formal maupun nonformal sehingga banyak aktifitas dilakukan secara online atau dengan (sosial digital). Tidak sedikit dari sekian banyak transaksi lebih bersasis transaksi via digital yang paling banyak diminati para pengunanya.

Pada dasarnya 80 % dari pengguna digital 70% nya adalah dari kalangan milineal. dengan adanya kerja sama lintas platform sebagai sarana pembayaran via ovo, gopey dll , yang pula dapat diartikan 80%n nya menggunakan sarana digital.

Kesadaran berbagi dikalangan milineal bisa dikatagorikan  sudah sangat baik,  diera perkembangan teknologi dunia digital, sangatlah efektif dalam melakukan komunikasi transaksi maupun promosi, salah satu bentuk strategi yang terapkan oleh kalangan milineal adalah dengan memasang iklan “ baik itu dikoran, radio, televisi dan juga via media sosial “  adapun gaya komunikasi & narasinya yang disampaikan pun juga lebih bereda dengan outlet-outlet mapun ofline.

Chief marketing officer qurban memberikan keterangan adanya peningkatan yang sangat signifikan perqurban dalam rentan usia 18-34 tahun hampir 50% terjadinya angka kenaikan tingkat kesadaran dikalagan kaum milinealLobal qurban, program kurban dibawah naungan, setidaknya mencatat ada kenaikan  sejak beberapa dekade tahun ini yang dari kalangan milineal.

Meskipun masih belum seberapa bila mana dibandingkan secara kontribusi usia 40 tahun yang masih dominan, akan tetapi dilihat dari perkembangan uang ada dikalangan milineal sudah sangat layak untuk diberi apresiasi

Dunia digital berimplikasi terhadap pergeseran tren  sehingga menjangkau semua kalangan  untuk menginformasikan ajakan  berqurban, karena pada dasarnya dulu ajakan qurban  dilakukan dengan cara luring kini lebih muda secara daring dari sistem  yang terjadi juga melibatkan masyarakat dalam proses penjualan dan pendistribusian qurban sehingga berdampak pada keuntungan bagi hasil.

program sekaligus suatu solusi  dalam rangka hajat hidup orang banyak yang pada masa ini banyak yang kehilangan pekerjaan dan dari 15.849 agen yang terdaftar di ACT 80% adalah usia muda.

 

Oleh : Tri Zakaria

Staff Perpustakaan IAIN Kediri

About author