Rangking IAIN Kediri Periode Juli 2020 versi Webomatric

Mungkin sebagian dari kita belum tahu tentang apa itu webomatric. Webometric adalah sebuah inisiatif dari sebuah kelompok peneltian di Spanyol bernama Cybermatrics Lab yang diprakarsai oleh Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC) atau semacam dewan peneliti yang ada di Spanyol. Webomatric secara konsisten memberikan pemeringkatan perguruan tinggi yang ada di seluruh dunia berdasarkan konten atau volume web perguruan tinggi sejak tahun 2006.

Tujuan dari pemeringkatan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perguruan tinggi mempromosikan lembaganya terutama yang berkaitan dengan publikasi ilmiah terbuka (open access). Walaupun ada beberapa orang atau lembaga meragukan keabsahan pemeringkatan ini yang hanya dilakukan berdasarkan pengamatan kunjungan web dan pemanfaatan web saja tanpa pengamatan langsung, namun pemeringkatan yang dilakukan oleh webomatric ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk pengembangan perguruan tinggi itu sendiri, sekaligus sebagai upaya peningkatan prestige perguruan tinggi.

Webomatric melakukan pemeringkatan perguruan tinggi berdasarkan Presence, Visibility, Transparancy (Openness) dan Excelence (Scholar). Presence dapat diartikan sebagai banyaknya publikasi ilmiah yang dipublikasikan. Publikasi yang dimaksud tidak hanya dari domain utama web perguruan tinggi saja, akan tetapi juga mencakup keseluruhan domain dan sub-domain yang dimiliki. Presence memiliki bobot nilai 5% dari total keseluruhan penilaian.

Penilaian selanjutnya didasarkan pada Visibility. Visibility merupakan penilaian terhadap seberapa banyak link yang dialamatkan ke domain perguruan tinggi. Semakin banyak link yang mengarah ke perguruan tinggi, maka impact terhadap perangkingan juga sangat tinggi. Visibility memiliki bobot nilai 50% dari total penilaian yang merupakan prosentase tertinggi dari penilaian terhadap penilaian perguruan tinggi.

Transparancy atau Openness adalah dasar pemeringkatan webomatric selanjutnya. Openness sendiri diartikan sebagai banyaknya pengarang dari perguruan tinggi yang disitasi dalam tulisan karya ilmiah. Sumber utama sitasi didapat dari sitasi yang ada di profil google scholar. Openness memiliki bobot sebesar 10% dari total penilaian.

Dasar penilaian terakhir adalah Excelence atau Scholar. Devinisi excelence dalam webomatric adalah banyaknya tulisan yang dikutip kedalam karya ilmiah. semakin banyak tulisan yang dikutip oleh karya ilmiah, maka semakin tinggi pula nilai yang didapat. Excelence memiliki bobot penilaian yang cukup tinggi yaitu sebesar 35% dari total penilaian.

Perangkingan webomatric dilakukan setiap semester yaitu pada bulan Januari dan bulan Juli. Hasil perangkingan diumumkan di web resmi webomatric http://www.webometrics.info/. Webomatric melakukan kategori perangkingan berdasarkan perangkingan perguruan tinggi seluruh dunia, perangkingan berdasarkan rangking kontinental yang didalamnya mencakup wilayah benua atau wilayah regional dan lain sebagainya, serta perangkingan berdasarkan perguruan tinggi yang berada dalam satu negara.

Berdasarkan pengumuman resmi pada bulan Juni ini di situs resmi webomatric, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri mendapatkan nilai presence sebesar 4.509, visibility sebesar 14.858, Openness 5.821, dan Excelence sebesar 6.528. Jika dikomparasikan dengan penilaian pada periode bulan januari kemarin, maka nilai presence Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri maka tingkat presence mengalami penurunan dari 5.849 ke 4.509. Untuk visibility Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri juga mengalami penurunan dari 19.481 ke 14.858. Nilai Openness juga mengalami penurunan dari 7.257 menjadi 5.821. Sedangkan nilai Excelence mengalami kenaikan dari 6.084 menjadi 6.528.

Walaupun terjadi penurunan pada 3 (tiga) komponen penilaian, namun secara keseluruhan rangking dunia perguruan tinggi meningkat dari peringkat 18.823 menjadi peringkat 14.705. Untuk wilayah Asia, rangking Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari rangking 7.995 menjadi rangking 6.263. Di wilayah Asia tenggara, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri juga mengalami peningkatan dari rangking 1.308 menjadi rangking 870. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri juga mengalami kenaikan dari rangking 661 ke rangking 449 untuk perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Untuk level Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, Universitas Islam Negeri UIN Sunan Gunung Djati Bandung menempati urutan pertama dalam perangkingan webomatric periode Juli 2020. Daftar 10 (sepuluh) besar peringkat webomatric Perguruan Tinggi Keagamaan Islam adalah Universitas Islam Negeri UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Negeri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri UIN Sunan Ampel Surabaya, Institut Agama Islam Negeri IAIN Kendari, Universitas Islam Negeri UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Negeri UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN Raden Intan Lampung), Universitas Islam Negeri UIN Walisongo Semarang, Institut Agama Islam Negeri IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan Institut Agama Islam Negeri IAIN Surakarta. Posisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri juga mengalami kenaikan dari posisi ke 45 menjadi posisi 39.

Dari data-data di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pada beberapa point seperti keterbukaan akses terhadap karya ilmiah, jumlah link yang masuk ke domain atau sub-domain, serta banyaknya pengarang yang disitasi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri mengalami penurunan. Hanya satu point yang mengalami kenaikan yaitu pada tingkat sitasi terhadap tulisan artikel. Hal ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja publikasi karya ilmiah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Walaupun terjadi kenaikan dari segi perangkingan, namun kenaikan tersebut masih belum signifikan dan masih jauh dari harapan. Masih perlu kerja keras untuk menjadikan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri sebagai perguruan tinggi yang bonafit dan lebih baik lagi, khususnya dalam hal publikasi karya ilmiah.

 

Referensi

http://tomita.web.id/apa-itu-webometric/. Diakses pada 29 Juli 2020.

http://www.webometrics.info/en. Diakses pada 29 Juli 2020.

 

Oleh : Muhamad Hamim

Pustakawan Muda IAIN Kediri

About author

Dibalik Indonesia Terserah; Mitologi Covid-19

Beberapa hari lalu, akun sosial media diramaikan oleh postingan “Indonesia? terserah”. Menariknya, unggahan foto ini bersumber dari Twitter tenaga medis. Walhasil, postingan ini menjadi tranding ...