Manusia Berkutu Yang Berkualitas

Manusia berkutu identik dengan manusia yang kurang bisa menjaga kebersihan badan terutama rambut dan mempunyai kutu dirambutnya. Namun yang dimaksud dengan manusia berkutu disini bukan manusia yang seperti itu, akan tetapi manusia berkutu yang berkualitas atau yang biasa kita kenal dengan sebutan kutu buku. Manusia kutu buku yaitu seseorang yang memiliki kegemaran membaca buku dan selalu melakukan kesempatan membaca dalam kehidupan sehari-hari sehingga setiap tempat yang ditempatinya bagaikan perpustakaan berjalan.

Sekilas manusia kutu buku seperti mereka yang hanya berteman dengan buku, manusia pendiam yang culun dan memisahkan diri dari lingkungan serta teman-temannya, selalu membawa buku dan membacanya dalam setiap kesempatan. Terkadang memang dijumpai seseorang yang mempunyai kriteria seperti yang telah disebutkan, seakan-akan bukulah satu-satunya teman sejati dihidupnya dan perpustakaan adalah tempat terindah yang dimilikinya. Padahal kalau kita menengok ke sejarah, banyak dijumpai tokoh nasional yang menjadi kutu buku dan mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Terbukti dengan kontribusinya dalam membangun NKRI diantaranya Ir. Soekarno, Gus Dur, B.J Habibi dll.

Misalnya, Presiden pertama Indonesia yaitu bapak Ir. Soekarno, bapak proklamator Indonesia ini gemar membaca buku sejak muda. Disaat anak-anak yang lain bermain, Bung Karno justru sibuk mencari ilmu pengetahuan disamping ilmu yang didapat dari sekolahnya. Dalam sebuah kutipan sederhana yang pernah diucapkan oleh bung Karno ”aku gemar sekali belajar, gemar membaca. Sampai boleh dikatakan, aku kadang-kadang meninggalkan pelajaran-pelajaran sekolah waktunya aku pakai untuk membaca buku-buku politik yang tidak diajarkan di sekolah kepada saya. Aku membaca sejarah dunia, aku membaca sejarah bangsa-bangsa, aku membaca kitab-kitab gerakan kaum buruh , aku membaca tentang gerakan Islam”.

Jika berkaca di dunia Internasional, sebut saja satu tokoh pendiri microsoft yang dimanfaatkan kebanyakan manusia yaitu Bill Gates. Bill Gates mengaku sudah kecanduan membaca sejak kecil. Membaca adalah salah satu kunci kepintaran dan kesuksesan pendiri microsoft itu. Bahkan tidak hanya sekedar membaca, beliau juga menulis beberapa review buku di blognya. Dalam wawancara singkat dengan Bill Gates yang menceritakan soal kecanduannya membaca, dikutip detikINET dari New York Times, beliau berkata “membaca adalah salah satu cara utama bagiku untuk belajar dan telah kulakukan sejak masa kanak-kanak. Belakangan ini aku memang mengunjungi tempat-tempat menarik, bertemu dengan para ilmuwan, dan menyaksikan banyak kuliah online. Tapi membaca tetap menjadi cara utama bagiku untuk mempelajari hal-hal baru dan menguji pemahamanku”.

Dalam Al-Quran surat Al-Alaq ayat satu, yang merupakan wahyu pertama kali diterima oleh Nabi Muhammad SAW di Gua Hiro melalui perantara malaikat Jibril berupa lafadh Iqro yang artinya bacalah. Betapa membaca adalah rutinitas penting sehingga dipilih oleh Allah sebagai kalam-Nya yang disampaikan pertama kali kepada Rosulullah. Masyarakat Islam sejati hendaknya menganut dan merealisasikannya dalam proses kehidupan, menjadikan membaca sebagai rutinitas wajib mencari ilmu yang dijalankan setiap harinya

Berikut adalah manfaat-manfaat bagi seseorang yang gemar membaca buku :

  1. Gemar membaca akan membuat orang menjadi fokus. Seseorang yang berhasil dapat bertahan dengan lama karena fakus pada satu tugas. Dan dengan membaca bukan semata mata mempunyai proses yang tunggal. Mereka harus beristirahat, orang yang gemar membaca walaupun istirahat sehari mereka tidak akan betah dengan beristirahat dari membacanya, mereka akan kembali membaca dan membaca..
  1. Mempunyai tujuan. Selain dapat memfokuskan diri, gemar membaca dapat menciptakan pada dirinya sebuah tujuan, ketika memulai membaca kita akan memfokuskan pada halaman tertentu dari sebuah bacaan yang dibaca, karena ada sebuah keinginan untuk mendapatkan gambaran tertentu dari sebuah halaman yang terbaca.
  1. Mengatur waktu dengan baik. Orang yang gemar membaca cenderung dapat memanfaatkan waktu dengan baik, bagi mereka waktu adalah peluang untuk membaca. Apabila kehilangan waktu untuk membaca dan hanya digunakan dalam kegiatan yang kurang bermanfaat maka akan merugikan dirinya.
  1. Berfikir yang produktif. Seseorang yang gemar membaca akan mempunyai imajinasi dari gambaran seseorang yang dibacanya, sehingga tidak menutup kemungkinan mereka akan berusaha untuk mengikuti jejak yang dibacanya walaupun itu hanya beberapa detik, keuntungan dengan membaca kita akan mengingat dari pengalaman yang kita dapatkan dari membaca dan kita implemantasikan di sisa sisa kehidupan ini.
  1. Memiliki kemampuan menulis dan berbicara yang luar biasa. Kebanyakan tokoh besar dalam sejarah adalah kutu buku, orang-orang sukses mengambil inspirasi dari apa yang dibacanya dan membangun karakter pribadinya, serta memanfaatkan inspirasi ini sebagai penyemangat perjuangan mereka. mereka adalah orang-orang yang tetap dikenang dalam sejarah dan memiliki pemikiran luar biasa yang menginspirasi banyak orang. Contohnya seperti yang telah disebutkan yaitu Gus Dur, Ir. Soekarno, dll.
  1. Memiliki ingatan yang tajam. Seorang kutu buku menyadari betul betapa kuat sebenarnya otak manusia. Otak manusia mampu menerima informasi hampir tak berbatas. Semakin banyak membaca dan belajar, semakin mudah untuk mengingat informasi tanpa disadari pembaca memiliki wawasan yang luas.

Banyak dijuampai biografi orang sukses dengan latar belakang mempunyai kegemaran membaca buku, adanya manfaat-manfaat yang positif dari membaca serta terdapat seruan membaca dari Al-Quran yang pertama kali turun. Maka dari itu menjadi kutu buku adalah sebutan kebanggaan yang harus dicapai pada diri seseorang dalam upaya penggapaian kesuksesan. Menjadikan tempat yang dihuninya sebagai perpustakaan dalam memanfaatkan waktu dengan membaca. Membaca sebagai gaya hidup yang elegan untuk menaklukkan dunia menuju jenjang akhirat selanjutnya.

 

By Novi Kurniasari

Mahasiswi Ekonomi Islam IAIN Kediri 

About author